IRFAN MUHAMMAD adalah jurnalis yang gemar musik. Lahir di Cimahi, 31 Agustus 1990, dia menyebut musik pertamanya adalah kaset kompilasi berisi UB40, Big Mountain, dan Shaggy yang dia dapat di usia TK. Sementara tulisan pertamanya dipublikasikan saat masih duduk di bangku kuliah, 2010 tepatnya, lewat zine yang dia ampu, Micropaganda Newsletter.

Di tahun sama, Irfan juga bergabung dengan Gigsplay sebagai kontributor. Di sini dia mengasah kemampuan menulis musiknya, terutama untuk jenis indiepop yang saat itu tengah dia gandrungi.

Lulus dari FISIP Universitas Pasundan pada 2012, Irfan lantas bergabung dengan Harian Umum Bandung Ekspres (Jawa Pos Group). Di sini liputan musik hanya sampingan, selebihnya, Irfan ditantang untuk menangani isu-isu politik. Lepas dari Bandung Ekspres, sejak 2014 Irfan menjadi pewarta di Harian Umum Pikiran Rakyat. Dia memulai tugasnya di Kabupaten Cianjur, kemudian pindah ke Kabupaten Pangadaran, dan tiga tahun terakhir di Ibu
Kota untuk desk Polhukam.

Di luar aktivitas liputannya, Irfan sesekali masih menangani Yellowroom Records, label kecil yang dia mulai bersama sejumlah teman di Bandung sejak 2014. Dia juga bermusik bersama Piccadilly yang menghasilkan satu EP bertajuk “Opname” (2015) dan saat ini bersama dua teman liputannya di Jakarta membentuk unit alternative, MELT.

Korespondensi dengan Irfan bias dilakukan melalui surel irfanism90@gmail.com atau akun https://www.instagram.com/irfanpopish/