Home » Produk » Nonfiksi

Showing 1–16 of 40 results

Show sidebar
Close

Born Outlaw: 33 Catatan Tentang Mafia, Kartel, Pembangkang dan Anarkis

Rp78.000

Born Outlaw adalah 33 catatan tentang aksi mafia, kartel, pembangkang,dan anarkis di berbagai belahan dunia. Tidak hanya perihal kejahatan yang mereka lakukan, tetapi juga berbagai faktor yang menjadi pendorongnya.

Close

Madgeo: Ensiklopedia Nabati-Hewani Seadanya dan Semampunya

Rp78.000

Boleh jadi dari begitu banyak hewan, unta adalah satu-satunya hewan yang pernah menjalankan ibadah tawaf. Namun, unta toh ternyata tidak pernah punya gelar haji.

Close

Ada Apa dengan China: Esai-Esai Agama dan Politik China untuk Indonesia

Rp68.000

Melalui buku ini, Novi Basuki yang seorang alumni pondok pesantren, bisa dikata merupakan bukti hidup dari wejangan “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China.”

Close

Mojok: Tentang Bagaimana Media Kecil Lahir, Tumbuh, dan Mencoba Bertahan

Rp60.000

Kok bisa sih Mojok tumbuh dan berkembang begitu cepat? Apa iya Mojok mengandalkan sihir danpesugihan? Apa benar kru Mojok punya ilmu kanuragan?

Close

Sastrawan Salah Pergaulan

Rp42.000

“Orang Tua yang adil dan bijaksana hanyalah anggur cap Orang Tuaaa!”

Close

Negeri Para Jenderal

Rp78.000

“Pada dasarnya para jenderal dalam sejarah ketentaraan Indonesia adalah manusia yang berpolitik juga. Banyak pembaca sejarah Indonesia mengetahui perseteruan antarjenderal, yang biasa disebut “Perang Jenderal” atau “Perang Bintang.” Istilah terakhir tentu merujuk adanya bintang di pundak para jenderal. Sebab perseteruan bisa disebabkan oleh banyak hal. Meski banyak orang mengatakan bahwa para jenderal berseteru karena beda ideologi, tetapi pada kenyataannya perseteruan para jenderal itu kerap pula disebabkan oleh masalah kepentingan.” 

Close

Muslimah yang Diperdebatkan (Sampul Baru)

Rp78.000

Narasi yang ditulis Kalis dalam buku ini berfokus kepada tubuh, kemanusiaan, dan relijiusitas dan berbagai pengalaman perempuan lainnya.

Close

Wanita yang Merindukan Surga (Sampul Baru)

Rp70.000

Ketika seseorang sudah berhijrah, sudah mengaji, orientasi pernikahannya mestinya lebih dari sekadar “menghindari zina.” Sebab visi misi pernikahan islam adalah membangun peradaban.

Close

Lara Tawa Nusantara

Rp128.000

Indonesia tidak semata bisa terdefinisikan lewat carut-marut politik dan gejolak ekonomi di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Tidak. Indonesia adalah juga pelosok, daerah-daerah terpencil dan terlupakan walau di atlas dan Google Map namanya terpampang, tetapi kita tidak tahu banyak tentangnya.

Close

Makelar Politik

Rp88.000

“Makelar politik seperti ular, jenisnya beraneka ragam. Ada yang seperti ular air dan ular tanah, ada juga yang seperti ular piton dan ular kobra…”

Close

Forgiving the Unforgivable

Rp78.000

Seandainya memaafkan itu sama mudahnya dengan mengumbar janji-janji politik, mungkin kita akanlebih ringan melakukan kesalahan.

Close

Merasa Pintar (Sampul Baru)

Rp68.000

Buku ini mulanya adalah tulisan berseri selama dua tahun di situs web Mojok.co. Sejak kali pertama tayang, kisah sufi dari Madura bernama Cak Dlahom ini segera digemari. Dibaca lebih dari setengah juta pemirsa Mojok.co.

Close

Para Bajingan yang Menyenangkan (Cover Baru)

Rp65.000

Sekelompok anak muda yang merasa hampir tidak punya masa depan karena nyaris gagal dalam studi tiba-tiba seperti menemukan sesuatu yang dianggap bisa menyelamatkan kehidupan mereka: bermain judi.

Close

Mojok Zlink #5: Islam Kita Ngga Ke Mana-mana Kok Disuruh Kembali

Rp70.000

Rumahku itu ya Al-Quran dan As-SunnahLah ngapain aku disuruh kembali kalau aku sudah di dalam rumah? Jangan-jangan justru yang mewanti-wanti itu yang sebenarnya belum kembali?

Close

Mojok Zlink #4: Woe-man Relationship

Rp70.000

“Hawa itu diciptakan untuk Adam. Bukan sebaliknya. Itu artinya, perempuan diciptakan untuk membantu menopang kehidupan lelakinya. Jika kemudian perempuan menikah supaya dapat segera bersandar, maka ia melupakan konsep tersebut.” 

Close

Tuhan yang Tersembunyi: Renungan dari Balik Aksara

Rp78.000

Karya sastra, dengan demikian, bisa menjadi teman ngobrol yang baik untuk merenungkan paradoks yang menyerang kehidupan sekarang ini. Saya percaya orang yang mau membaca karya sastra tidak akan mudah terjerembab dalam pikiran yang sempit dan parokial.