Penulis: Aristayanu Bagus, AS Rimbawana, Deby Hermawan, Putro Wasista Hadi
ISBN:
Format: Soft Cover
Halaman: 219 halaman
Penerbit: EA Boooks
Berat: 0,9 kg
Ukuran: 14×21 cm
Harga: 98.000
Deskripsi
Tentu, saya tahu. Buku “Mereka Hilang Tak Kembali” adalah rangkuman komprehensif tragedi berdarah Orde Baru, dari tahun 1965 hingga 1998.
Ini adalah draf pengantar yang langsung mengaduk emosi dan menempatkan pembaca pada posisi yang tepat.
Pengantar
Buku ini bukan untuk mereka yang mencari nostalgia.
Bukan juga untuk mereka yang percaya pada cerita yang sempurna.
Buku ini adalah undangan untuk melihat ke dalam cermin yang retak. Selama tiga puluh dua tahun, kita diajarkan untuk percaya pada satu cerita: cerita yang mulus, penuh pembangunan, dan penuh kemenangan. Tapi di balik cerita itu, ada suara-suara yang dibungkam, ada nama-nama yang dihapus, dan ada darah yang disembunyikan di bawah karpet.
“Mereka Hilang Tak Kembali” adalah upaya untuk merangkai kembali mozaik yang berserakan itu.
Buku ini tidak hanya bercerita tentang tragedi 1965 yang membuka tirai kekuasaan Orde Baru. Ia juga mengisahkan duka di Malari, keheningan di Tanjung Priok, kengerian di balik dukun santet, hingga jeritan di jalan-jalan saat reformasi 1998. Ini adalah catatan atas luka yang sengaja dilupakan, atas memori yang dipaksa pudar, dan atas pertanyaan yang tidak pernah terjawab.
Jika buku ini membuatmu resah, itu bagus. Karena keresahan adalah awal dari kebenaran. Keresahan adalah bukti bahwa kamu belum lupa, dan bahwa mereka yang hilang takkan pernah benar-benar pergi.